Sampdoria mencatat rekor kemenangan liga kelima beruntun dari awal musim dengan kemenangan 4-1 atas Chievo Verona.
Berita besar untuk tim muncul saat Emiliano Viviano kembali dari awal untuk pertama kalinya dalam 197 hari. Sama seperti di laga vs Crotone, pelatih Giampaolo memilih untuk memainkan Gianluca Caprari tepat dibelakang Duvan Zapata dan Fabio Quagliarella.
Setelah menit permulaan yang relatif kurang dari aksi, tim tamu yang memiliki ancaman pembukaan pertama. Valter Birsa masuk ke jalur dan memberikan assist untuk Riccardo Meggiorini yang nyaris gagal masuk ke pojok gawang. Il Samp mendapat tekanan lain pada menit ke-16, Samuel Bastien melepaskan tembakan dari sasaran setelah Meggiorini melakukan tekanan berbahaya pada lini pertahanan di sisi Jacopo Sala.
Tapi tuan rumah yang kemudian memecah kebuntuan, Karol Linetty membobol gawang Chievo dengan kaki kirinya untuk meraih gol ketiganya dalam banyak pertandingan di Marassi.
Gialloblu sama sekali tidak memiliki alasan menyerah dan Birsa hampir mencetak gol melalui kepalanya. Gol penyama kedudukan akhirnya datang, mantan pemain Il Samp, Fabrizio Cacciatore, menerapkan sentuhan akhir melalui kepala memanfaatkan sepak pojok Birsa dan membobol gawang Viviano pada menit ke 24.
Doria mungkin terpana oleh gol penyama kedudukan tersebut tapi tidak menunjukkannya. Lucas Torreira mengambil alih tendangan bebas dan memilih pojok atas dari jarak 25 yard untuk memberi Samp kembali keunggulannya menjadi 2-1. cara luar biasa bagi centrocampista Uruguay untuk membuka rekening golnya di Serie A.
Anak asuh pelatih Rolando Maran tidak mundur, ada peluang yang nyaris membuatnya menjadi 2-2 melalui Meggiorini, untung masih gagal. Roberto Inglese kemudian membawa yang terbaik dari Viviano tujuh menit sebelum turun minum. Massimo Gobbi mencoba peruntungannya dua kali dengan kaki kirinya namun untungnya tim tuan rumah tetap teguh.
Gagal mengambil peluang Anda dan Anda akan dihukum, Zapata menyelesaikan sebuah langkah yang dimulai oleh Caprari dan dikembangkan oleh Quagliarella. Gol Itu membuat tuan rumah unggul saat istirahat dengan skor 3-1.
Inglese dan Caprari menunjukkan bahwa kontes tersebut masih diperebutkan pada awal periode kedua, sebelum Zapata melepaskan tembakan dari sasaran pada jarak 55 yard. Marco Giampaolo membuat perubahan pertamanya pada setengah jam laga, memasukkan Gaston Ramirez untuk Caprari dan trequartista nomor 10 asal Uruguay melihat tendangan voli kaki kiri yang ditahan Sorrentino di gawang Chievo.
Rolando Maran dikeluarkan dari lapangan karena perbedaan pendapat dengan wasit yang memimpin laga pada menit 72 tapi tidak sebelum ia memasukkan Sergio Pellisser menggantikan Meggiorini sebagai satu lemparan dadu terakhir. Tapi semua sia-sia karena Torreira menutup tampilan sempurna dengan gol keduanya dan sekaligus menjadi gol ke 4 bagi Il Samp. VAR melihat kedua kejadian tersebut setelah usaha gelandang tersebut berhasil menangkap Gian Marco Ferrari dalam perjalanan. Wasit Doveri mendengarkan pandangan rekan-rekannya sebelum memberikan gol tersebut. Yang tersisa hanyalah peluit akhir pada sore yang memecahkan rekor 71 tahun
Sampdoria 4-1 ChievoVerona (Babak Pertama : 3-1)
Pencetak Gol : Linetty 20, Cacciatore 24, Torreira 26, 85, Zapata 44.
Sampdoria (4-3-1-2): Viviano; Sala, Silvestre, Ferrari, Strinic; Praet (Barreto 67), Torreira, Linetty (Verre 88); Caprari (Ramirez 61); Zapata, Quagliarella.
Cadangan Tidak Bermain : Puggioni, Tozzo, Dodô, Alvarez, Regini, Bereszynski, Capezzi, Murru, Kownacki.
Pelatih : Giampaolo.
ChievoVerona (4-3-1-2): Sorrentino; Cacciatore, Dainelli, Tomovic, Gobbi; Castro, Radovanovic (Pucciarelli 83), Bastien (Garritano 76); Birsa; Inglese, Meggiorini (Pellissier 70).
Cadangan Tidak Bermain : Seculin, Confente, Jaroszwski, N. Rigoni, Gamberini, Gaudino, Cesar, Bani, Depaoli.
Pelatih : Maran.

KAROL LINETTY ESULTA DOPO GOAL 1-0
Sumber : www.sampdoria.it
